Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Mei, 2008

Ada 4 orang yang kurasakan sebagai orangtua yang menyertai perjalanan hidupku, khususnya di masa kecilku. Yang pertama: Ibu, kedua Bapak, ketiga Nenek, dan keempat Kakek. Aku melewati masa kecilku yang indah bersama mereka di rumah, di dusunku.

Seiring perjalanan waktu, satu per satu mereka pergi, dan sekarang keempatnya sudah tiada. Waktu memang telah membawaku ke saat ini, ketika orang-orang tuaku telah pergi menghadap-Nya. Memikirkannya betapa mengharukan. Meski begitulah yang harus terjadi, tetapi setiap memikirkannya betapa rasa haru biru menyeruak dalam sanubari yang paling dalam.

Read Full Post »

Palembang, 2 Mei 2008

Jam 15.15 Ambulans yang membawa Bapak, dimana aku, emak, dan 3 orang adikku, satu orang perawat, dan 2 orang sopir ambulans sampai di RSU Palembang. Tadi kami berangkat jam 11.45 dari RSU Baturaja. Aku segera ke pendaftaran pasien Gawat Darurat. Kusampaikan Bapak perlu pertolongan sesegera mungkin, karena menurutku ada gangguan lendiri di mulut Bapak yang bergantian kulap dengan perawat. Bapak langsung diturunkan dan dibawa ke Ruang Rawat Darurat. Bapak segera mendapatkan selang oksigen dan selang infus kembali seperti di RSU Baturaja. Di ambulans dalam perjalanan tadi aku was-was karena jalannya selang infus dan oksigen pasti terganggu karena digoyang gerakan ambulans yang melaju cepat.

Aku agak lega melihat Bapak tenang dengan bantuan alat-alat kedokteran (lebih…)

Read Full Post »

Ayah, Aku mohon Maaf

Puisi dan Lagu oleh Ebiet G. Ade (album 8, 1985, Zaman)

 

dan pohon kemuning akan segera kutanam

satu saat kelak dapat jadi peneduh

meskipun hanya jasad bersemayam disini

biarkan aku tafakur bila rindu kepadamu

(lebih…)

Read Full Post »